DIAM



DIAM adalah jawaban.DIAM adalah cara yang mudah dilakukan dan DIAM adalah jawaban dari semua proses yang begitu rumit.Buat saya,seseorang yang ekstrovert bersikap Diam adalah satu-satunya cara yang dipakai ketika sudah tidak ada cara lain.Diam itu begitu menyiksa bagi saya,bahkan diam itu saya pakai diakhir perjalanan dan pertempuran.Saat ini saya menjadi orang yang menyukai bersikap Diam terhadap beberapa hal yang sudah diambang batas,karena tiap orang memiliki batasan pada setiap proses hidupnya.Dimana ketika saya masih terdengar sangat berisik, berkomentar dan terkadang menjadi sangat menganggu untuk sekitarnya artinya saya masih peduli.Peduli akan sebuah perubahan,peduli akan orang yang disamping saya dan berbalas kata (ucapan atau umpatan) dengan orang yang saya cintai Namun ketika saat ini saya memilih Diam,artinya perubahan atau konsistensimu sudah tidak penting,saya akan melakukan apa yang saya yang saya mau;contohnya saya berjalan walaupun dirimu ingin berhenti,saya tidur meskipun dirimu masih terjaga.Dan juga saya memilih Diam, disaat dirimu memuji cara berpikirku dan memaki dengan kata kotor saat dirimu mulai emosi.
Diamnya seseorang bermacam alasannya,tetapi dengan Diam berbagai hal yang dihadapi bisa menjadi enteng.Diam adalah cara menyembuhkan?Bisa iya dan bisa juga tidak.Tetapi dengan Diam kita dapat belajar bagaimana masalah itu dicerna,dipikir dan tidak harus dituturkan.Bagaimana masalah itu hanya sebuah masalah dan selalu ada tanpa berhenti sampai kita mati dan Diam.Apakah mencintai dan cintai adalah sebuah masalah?Apakah menyukai dan membenci juga sebuah masalah?Dijawab saja namun saya memilih untuk Diam.Kesabaran itu harus terkatakan atau Diam?Bersabar adalah sebuah pilihan sama seperti Diam.Namun,kesabaran dan Diam adalah satu kombinasi yang sempurna.Karena orang yang bersungut dan berkata bukan orang yang sabar.Bahkan ketika saya memakai 2 cara untuk mengatasi masalahpun ternyata tidak terlalu berhasil.Dua cara apa itu?Cara yang pertama memakai emosi,cara yang kedua memakai logika.Namun kedua cara itu tidak sempurna karena lawan bicara kita adalah orang yang terlalu egois. Apa obatnya? Yah dengan Diam #bicaraahati #bicarahati #puisi #fiksi

Post a comment

My Instagram

Made with by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates