3 Kunci Kesempurnaan Dalam Kehidupan

IMG_20190729_152200_154
Diam adalah pilihan yang paling tepat untuk merespon segala hal yang datang di dalam hidup kita. Respon pertama kita adalah Diam, mengapa demikian? Selayaknya kita harus memberikan kesempatan untuk organ kita mencerna dan otak berpikir secara tenang, karena ketenangan akan menghasilkan reaksi yang baik.

Sabar adalah keputusan yang benar dalam menghadapi hambatan, rintangan dan masalah dalam kehidupan ini. Bersabar dengan kebahagiaan yang tertunda, bersabar terhadap rejeki yang terhambat atau bersabar disaat kesukaran.

Dan,

Ikhlas adalah Jalan. Jalan terbaik yang begitu sulit diamalkan, tidak semua orang bisa ikhlas dan terus ikhlas. Namun disaat seorang manusia berjalan dalam keikhlasan dipastikan manusia tersebut telah sampai dalam batas manusia yang sepakat untuk sama-sama kita anugerahkan sebagai manusia terhormat.

Kesempurnaan kehidupan bisa kita gapai dengan memakai 3 kunci tersebut di atas. Diam, Sabar dan Ikhlas.

Kelak semua akan ada bersama kita pada waktunya, pada saatnya.

Kebahagiaan, kemakmuran, dan lainnya.

51 comments :

  1. Sejujurnya berat untuk bersikap demikian. Saya rasa diam yang tidak ditempatkan pada situasi semestinya hanya akan menimbulkan rasa amarah, dan sabar bisa terkikis bsehingga iklas sulit diterapkan dan meninggalkan luka untuk menjadi dendam.
    Pengalaman saya juga, sih, sebagai pemendam.
    Akan tetapi, pada situasi lain, memang butuh diam sebagai bentuk sabar dan ikhlas terima keadaan agar tidak jadi beban dan hati pun tenang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ketiganya berat, perlahan-lahan pasti bisa. Saya masih terus belajar juga mbak

      Delete
  2. Bersikap diam, sabar dan ihklas bukanlah hal yang sangat mudah.
    Namun, 3 hal tersebut adalah skill yang apapbila dilatih insyaallah kita bisa.
    Thanks for share this, Mbak Gina. Such as reminder.

    ReplyDelete
  3. Sebenarnya ketiga kunci tersebut sepertinya mudah namun jika dijalankan cukup berat, apalagi ketika kita menghadapi masalah yang ditimbulkan oranng lain.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, perih rasanya. Namun, disaat saya menulis artikel ini sesungguhnya saya sedang belajar dan berbagi on based my story

      Delete
  4. Diam.
    Sabar
    Ikhlas

    Akan selalu ada jalan keluar dari arah yg tidak disangka2 ya Mba
    ALL is WELL

    ReplyDelete
  5. Sebagai orang plegmatis, saya serinf menerapkan diam mba. Bukan karena saya bijak, tp karena enggan berkonflik..

    Tp untuk sabar dan ikhlas, woww susyahnyaa

    Tapi memang Ketiganya tidak mudah, khususnya ilmu ikhlas. Seringkali ikhlas hanya terucap di bibir saja.. di hati ? Hanya Tuhan yang tahu..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yah, semua itu akan berproses dengan sendirinya sesuai dengan kemampuan kita masing-masing ya mbak

      Delete
  6. Aku pernah membaca tulisan seorang teman mengenai tujuh detik yang diperlukan sebelum kita merespon apapun yang kita dengar atau baca. Tujuh detik bisa dibilang merupakan angka psikologis saat seseorang sudah dalam kondisi stabil untuk merespon. Merespon dengan tenang akan membuat kita memberikan respon terbaik atau positif. Beda saat kita baru membaca status seseorang di media sosial kemudian terburu-buru memberikan tanggapan. Bisa saja saat itu emosi masih menguasai kepala sehingga kita tidak bisa tenang dan santai.

    Maka, diam sejenak bisa menjadi pilihan. Setidaknya tujuh detik.

    ReplyDelete
  7. Ikhlas dan selalu bersyukur, kunci kehidupan yang saya anut selama ini. Dengan begitu hidup akan senantiasa bahagia, insya allah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. berat ya mbak menjalaninya? Tulisannya ini adalah hasil dari kegalauan saya hmm

      Delete
  8. Waduh, aku orangnya enggak bisa diem, kurang sabar dan masalah ikhlas ini masya Allah, berat. Untuk mengikhlaskan sesuatu kadang sampai nangis

    ReplyDelete
    Replies
    1. ibaratnya sakit tapi tak berdarah ya mbak, hmm

      Delete
  9. Di lain pihak ada hadis yang bilang: diam, merupakan selemah lemahnya iman
    Nah lho 😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin maksud mba Gina diam untuk berpikir jernih mba,.

      Kalo diam selemah Iman itu hadist utk menghadapi kemungkaran di depan mata kita,

      Diam ketika ada masalah lebih baik daripada kita heboh sendiri tapi masalah gak tuntas.

      Hihi, gitu mungkin ya mba Gina..

      Delete
    2. iya maksud aku lebih baik menenangkan diri. Cuman tergantung sih yang kita yakini gimana. jalani aja yang kita yakini. kalau saya lebih ke self control

      Delete
  10. Setuju pake banget dengan tiga langkah jitu ini, Mba. Yes, yes, yes. Sedang berusaha mempraktekkan tiga langkah ini dan hasilnya? Wow! I can feel that my vibration meningkat tajam! :)

    Tulisan yang singkat dan kaya manfaat. Thanks for share, Mba!

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama-sama mbak, saya lagi menjalani apa yang saya tuliskan hiks

      Delete
  11. Diam, sabar dan ikhlas.

    Salah satunya "sabar" adalah anjuran Allah ketika mendapat musibah atau masalah,

    Jadikan sabar dan shalat sebagai penolongmu.
    Makasih mba Gina, reminder manis sebagai penutup tahun, ♥

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama, belum sempurna tapi mencoba mengontrol diri sendiri mbak akutuh hehe

      Delete
  12. Masih berat buatku menjalani ketiganya. Apalagi sabar dan ikhlas. Harus belajar lagi nih. Tulisan pengingat diriku banget nih mbak. Thx ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. pengingat kita bersama mbak hehe saya juga belum sempurna

      Delete
  13. So deep mbak ❤️ 3 hal yg saat ini sangat sulit diterapkan dalam kehidupan 😔 semoga kita kelak bisa menjadi orang2 yg sabar dan ikhlas ya mbak ❤️

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama sih mbak, saya lagi terus berproses menjalani ketiga hal tersebut

      Delete
  14. Aku memang pendiam sih. Sabar boleh juga. Tapi ikhlas, itu berat banget. Karena kita diem dan sabar, jadi orang engga tahu kita udah ikhlas atau belum. Sulit untuk mencapai ketiganya. Semoga bisa...

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama-sama mbak hani akupun, semoga kita bisa perlahan-lahan menjadi lebih baik ya

      Delete
  15. Tiga hal ini terdengar sederhana, tapi cukup sulit untuk diterapkan. Meski begitu, bukan berarti tak bisa.
    Latihan dan latihan terus untuk menjadi diri yang lebih baik setiap hari.

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama, saya lagi latihan juga mbak. Belum sempurna.

      Delete
  16. Kuncinya emang cuma 3 ya kak..
    Tapi dihalaninya itu yg berat bgt..
    Apalagi ikhlas,, duh itu knp susah ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya hiks, makanya saya nulis sebagai kegalauan saya hehe.

      Delete
  17. Diam, Sabar dan Ikhlas. Ketiganya selain merupakan kunci juga adalah sikap yang baik. Terutama ketika kita sedang dilanda masalah atau terlibat cekcok. Ada kalanya memilih diam, sabar dan mengikhlaskan adalah lebih melegakan hati ya Mbak.

    ReplyDelete
  18. Berat banget mba topiknya, seberat problematika kehidupan ini. 3 hal yang mudah diucapkan tapi sangat sulit ya untuk dipraktekkin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. berat emang, yang berat-berat justru buat latihan

      Delete
  19. Dalam satu hal aku juga percaya kalau diam itu emas. Karena kalau kita terlalu banyak bicara tanpa arti yang bermakna justru malah bisa melukai orang lain

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju mbak. Kadang banyak omong sering menyakiti hati orang

      Delete
  20. Sabar dan ikhlas mungkin masih bisa dilakukan, tapi kalau diam mungkin liat sikonnya. Apalagi kalu utnuk kepentingan yang lbh besar. Misal kitra dizolimi org, trus kalau kita diam aja dan org itu berpotensi mendzolimi org lain, mungkin perlu speak up semampu kita buat mencegah org lain tersakiti #imho sih :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau aku diam, lebih ke self control mbak hehe

      Delete
  21. Terima kasih sudah diingatkan ya Mbk, soal diam dan sabar ini masuk ke muhasabah diri ya. Perlu banget dalam diri merespon dengan tepat. Alangkah baiknya tidak merespon negatif ya.

    ReplyDelete
  22. ahai...ketiganya berat dilakukan. tapi emang harus bisa ya. dan saya selalu memilih untuk diam dalam setiap masalah yg kusut. pada akhirnya masalah dg berjalannya waktu bisa diselesaikan jika kedua pihak saling sabar dan ikhlas

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya harus ada respon juga ya dari pihak lain, tapi emang saya lagi berproses untuk ketiga hal tsb. Semangat

      Delete
  23. Diam, Sabar, dan Ikhlas. Tiga hal yang susah banget dilakukan, apalagi buat saya. Huhuhu. Saya nih orangnya tipikal pemberontak banget mbak, susah banget :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama sih mbak, makanya saya galau banget. Mudah-mudahan kita bisa ya mbak

      Delete
  24. Tapi seringnya justru kebablasan ya Mbak
    3 Kunci itu sangat mudah ketika diucapkan
    Proses pengamalannya yang sungguh luar biasa butuh effort

    ReplyDelete
  25. Diam sabar dan ikhlas, tiga kata yang mudah diucapkan namun sangat sulit untuk diterapkan, terutama untuk sabar dan ikhlas, tp harus ttp terus belajar fan berusaha

    ReplyDelete
  26. sama-sama yuk mbak, saya lagi melakukannya juga hehe

    ReplyDelete

My Instagram

Made with by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates