Mengangkat Kembali Akar Budaya Minahasa Melalui Ibadah Natal 2019 & Perayaan Kunci Taong


Perayaan Natal 2019 & Kunci Taong 

Sabtu 01 Februari 2020, di Grand Ballroom Integrity Convention Center (ICC) lantai 10 Kemayoran Jakarta Pusat, diadakan acara Ibadah dan Perayaan Natal 2019 & Kunci Taong. Acara ini diselenggarakan oleh Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK).

Kunci taong diartikan sebagai acara perpisahan dan penyambutan tahun lama dengan tahun yang baru. Ini tradisi yang sejak turun temurun dirayakan oleh orang Minahasa.


ki-ka : Gemmy Kawatu, Winston Tommy Watuliu, Ronnie Sompie, Nova Rumondor & Ayub DP Junus 

Acara yang diawali dengan Press Confrence yang diperuntukkan untuk rekan-rekan media, blogger dan influencer menghadirkan Perwakilan dari Pemerintah Provinsi Sulut yaitu Asisten III, Gemmy Kawatu, Ketua Umum KKK periode 2017-2022, Ronnie Franky Sompie. Lengkap didampingi oleh Winston Tommy Watuliu, selaku Wakil Ketua KKK, Sekjen KKK Ayub DP Junus dan Bendahara Panitia Acara, Nova Rumondor.

“Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang” merupakan tema Perayaan Natal 2019 & Kunci Taong kali ini, disesuaikan dengan slogan Minahasa yaitu “Torang Samua Basudara”. 

Acara ini diharapkan memberi dampak yang baik dalam membangun kehidupan bermasyarakat di Indonesia, khususnya bagi Warga Minahasa yang sangat mencintai tanah air Indonesia, juga yang selalu memiliki rasa persaudaraan dalam satu bangsa tanpa membedakan agama, suku dan ras.



Acara yang dimeriahkan oleh penampilan Tarian Maengket, khas Sulut. Juga penampilan musik tradisional Kolintang, yang mengalunkan lagu-lagu daerah, begitu indah didengar. Lengkap dengan pujian dan penyembahan, anak-anak muda yang sangat kekinian. Mengajak para peserta yang hadir untuk bergoyang ala tik tok. Seru banget !


Mengenal Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK)


Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) merupakan organisasi non profit yang bergerak dibidang sosial kemasyarakatan, dengan tujuan mempererat tali persaudaraan warga Minahasa yang disebut Tou Minahasa yang telah lama hidup diperantauan.

Kegiatan sosial yang rutin dilakukan, merupakan perwujudan dari program kerja yang telah dicanangkan setiap tahunnya.

Kegiatan sosial KKK sudah dilakukan diawal tahun 2020, yaitu pada tanggal 04 Januari 2020. Dengan mengadakan bakti sosial di daerah Jati Asih-Bekasi dan Ciledug-Tangerang. Berupa penyaluran sembako, obat-obatan dan baju layak pakai untuk korban banjir.


Dukungan dari para Tokoh Masyarakat 

Kesuksesan acara tahun ini tak lepas dari dukungan banyak pihak, antara lain Gubernur Sulawesi Utara Bapak Olly Dondokambey, Bupati dan Wakil Bupati Minahasa yaitu Bapak Roy Roring dan Robby Dondokambey. 



Tampak juga hadir dalam Press Confrence adalah para Tokoh Masyarakat Minahasa, Theo L Sambuaga, Harry Montolalu dan E.E Mangindaan.


Spektakuler! 4000 lebih orang hadir


Acara tahunan ini, sukses digelar dengan begitu meriah dan berkesan, karena 4000 orang lebih hadir memenuhi ballroom, semua berasal dari Jakarta dan sekitarnya. 


Acara Perayaan Natal 2019 & Kunci Taong begitu spektakuler, melambangkan keberagaman. karena sejatinya Sulut merupakan merupakan daerah yang memiliki nilai toleransi yang tinggi, dapat tercemin pada acara kali ini. 

Kiranya setiap kegiatan yang diadakan oleh Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK), dapat bermanfaat dan memberikan dampak yang positif untuk semuanya. Juga memberikan tanda, bahwa torang samua basudara, baku sayang, baku-baku bae. (kita semua bersaudara dan saling sayang)

34 comments :

  1. Ramai yaaa...
    Eh, aku pengen bgt ke Minahasa
    Moga bisa ksana kelak

    ReplyDelete
  2. wah banyak juga yang menghadiri acara ini ya, Mbak. Sampai 4000 an orang.
    Sepakat, kita semua memang bersaudara dan harus saling menyayangi

    ReplyDelete
  3. Iya semoga.. Mudah-mudahan tetap terjalin persaudaraan tanpa memandang agama, suku, atau ras.

    ReplyDelete
  4. Asyik ya kalau akar budaya Minahasa tetap dijaga dan kerukunan masyarakat Minahasa di perantauan juga makin keren.
    Sip sippp

    ReplyDelete
  5. Kita semua memang bersaudara, semoga tetap terjalin persaudaraan tanpa memang suku , ras dan agama

    ReplyDelete
  6. Pas awal baca saya kira kegiatannya si Sulut. Ga tahunya di Jakarta to.

    Kolintang. Wah jadi ingat pas masih di TK dulu diajari kolintang sama bu guru.

    Dulu di TVRI juga sering ada acara musik daerah yang nampilin kolintang.

    Saya kira dulu tuh namanya kulintang. Soalnya orang-orang nyebutnya gitu.

    ReplyDelete
  7. Acaranya ramai, dihadiri 4000 undangan, semoga pesan acaranya membuat persaudaraan
    Keluarga Perantau Minahasa semakin solid dan saling support.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kita semua bersaudara dan saling sayang. Semoga ini menjadi inspirasi baik untuk kerukunan masyarakat ya mba.

      Delete
  8. Rame banget! Kita saudara sebangsa ya. Semoga makin erat kita bertoleransi. Jauh-jauh deh dari perpecahan

    ReplyDelete
  9. Selalu suka dengan acara-acara yang menampilkan tari tradisional dan musik daerah.

    Ohh,, tari tradisional sulut itu namanya Tari Maengket ya. Auto search yutup pengin liat seperti apa tariannya.

    ReplyDelete
  10. Torang samua basodara. Saya suka kalimat ini. Sangat menyentuh di kalbu, dan mudah diingat.

    Saya tak bisa membayangkan bagaimana rasanya berada 1 ballroom dengan 4000 orang. Pasti rasanya luar biasa.

    ReplyDelete
  11. Oh Gina dari Minahasa? Pantesan cantik banget.
    Saya suka tema nya "Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang"

    Karena ketika kita memandang semua orang sebagai sahabat, maka hidup akan lebih damai

    ReplyDelete
  12. jadi makin tau nih berbagai budaya indonesia, semoga antar umat seagama dan umat beragama di Indonesia selalu rukun dan damai, karena memang akar budaya bangsa indonesia sendiri cinta terhadap kerukunan dan kedamaian

    ReplyDelete
  13. kita semua bersodara, setuju. apalagi kalo pas solo traveling, terasa banget aku karena pernah dibantuin, dipermudah urusan di kota asing yg aku sendiri belum kenal lokasinya, senang kalau punya soodara baru seperti itu

    ReplyDelete
  14. Setuju banget, kita semua 1 indonesia, bersaudara, mau apa suku ras agamanya. Sedih banget, kalau masih ada ajaaa yang mengkotak-kotakkan.

    ReplyDelete
  15. Wah kalau ada acara semacam ini di Jakarta bisa sekaligus dimanfaatkan sebagai ajang reuni dan silaturahmi warga Minahasa yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya ya mbak. Pasti seneng bertemu saudara seperantauan di sini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah ternyata Theo L Sambuaga itu dari Minahasa ya.
      Acaranya kelihatannya cukup meriah. Selain ibadah juga ada pertunjukan kebudayaan khas daerah ya.

      Delete
  16. Keren nih acara Kerukunan Keluarga Kawanua ini. Bisa merajut persatuan dan kesatuan negeri

    ReplyDelete
  17. wah, 4000 orang yang hadir? pasti seru banget yaa.. aku penasaran banget sama tarian maengket nya.

    ReplyDelete
  18. Duuuh jadi ingat sahabatku waktu masih kerja, gadis kawanua. Sekarang udah married dia. Dulu kami berdualah yg berani ngadepin boss dari Singapore kalau boss itu lagi marah2. Kadang malah kami ngeyel ��

    ReplyDelete
  19. Selalu menarik melihat acara budaya. Jangan sampai deh kebudayaan hilang ditelan zaman. Makna acaranya juga bagus banget, ya. Dibutuhkan banget untuk zaman sekarang

    ReplyDelete
  20. Wah..acaranya tampak meriah ya mba. Dan yg hadir juga banyaaaak.. Semoga Kerukunan Keluarga Kawanua ini eksis selalu dan menebar banyak manfaat ya mba..

    ReplyDelete
  21. Seru eh kemarin kita bakudapa yo Gin. Seru ada tarian Minahasa dan musik kolintang juga. Cuma kasiang eh ngana dimarah Oma-oma.

    ReplyDelete
  22. Hidup bersahabat dengan semua orang.. aarrggg suka banget.. damai banget deh liatnya.. kalo semua orang bisa bersahabat tanda bermusuhan maka indah banget ya hidup ini.. btw aku belum ke minahasa, jadi ingin kesana juga deh

    ReplyDelete
  23. Seru sekali acaranya yah mbak, sampai 4000 orang yang hadir,
    Bisa sekalian ajang reuni dan kenalan juga tuh buat warga Minahasa yang tinggal di Jakarta yah

    ReplyDelete
  24. Serunyaaa bisa berkumpul bersama orang-orang yang sedaerah, bisa berbicara dengan bahasa daerahnya ya mba. Semoga terulang kembali acara seperti ini ya.

    ReplyDelete
  25. Senang banget ada acara yang memang kembali mengenalkan budaya bangsa ya mbak salah satunya dari Sulawesi yaitu Minahasa. Pasti jadi kangen kampung halaman nih.

    ReplyDelete
  26. Seru nih kayaknya kalau travelling ke Minahasa. Aku punya sodara orang Minahasa mbak. Dan sering diceritakan tentang budaya Minahasa

    ReplyDelete
  27. Baru ngeh dengan istilah kunci Taong. Mungkin taong itu dalam bahasa Minahasa artinya tahun ya Mbak?

    ReplyDelete
  28. wawww 4000 orang lebih, luar biasa,, syukurlah acaranya lancar dan aman juga ya mbak ginaa

    ReplyDelete
  29. Kunci taong, unik juga ya mbak namanya. Btw, aku baru tahu ada perayaan ini di Minahasa

    ReplyDelete
  30. Teryata ini yang bikin minahasa jadi salah satu daerah yang toleran banget ya. Karena selalu memegang istilah torang samua basudara, baku sayang, baku-baku bae. Keren

    ReplyDelete
  31. Waah luar bias menarik acaranya mbak ada tarian mangeketnya pula lagi.

    ReplyDelete

My Instagram

Made with by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates